Postingan kali ini tentang Puitisasi Al-Qur'an.
Puitisasi Al-Qur'an, kata ini mungkin masih kurang familiar di telinga kita.
Puisi secara bahasa berasal dari kata Yunani Kuno, yakni (poiéo/poió) adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya (Wikipedia). Sedangkan Puitisasi adalah pengubahan bentuk bahasa prosa menjadi puisi;. Artinya Puitisasi Al-Qur'an dapat dimaknai sebagai kalimat-kalimat terjemahan Al-Qur'an yang di gubah menjadi kalimat-kalimat berprosa dan dapat dibaca layaknya puisi.
Tentunya tidak terlalu sulit membuat Puitisasi Al-Qur'an, sebab kita bisa mengambil langsung dari terjemahan Al-Qur'an. Tapi, untuk mengubah menjadi kalimat-kalimat yang berprosa dan layak dibaca dengan nada dan intonasi puisi juga tidak mudah, sebab jangan sampai kalimat-kalimatnya buyar dan hilang makna, atau bahkan keluar dari arti dan maksud terjemahan Al-Qur'an itu sendiri. Perlu di perhatikan secara seksama, sekali lagi terjemahan Al-Qur'an yang notabene adalah arti dari kitab suci tidak boleh gegabah untuk dibahasakan kembali.
Berikut adalah contoh Puitisasi Al-Qur'an yang penulis search di Google, selanjutnya di edit dan digabung-gabungkan. Selanjutnya, oleh teman guru kemudian diajarkan kepada muridnya untuk mengikuti lomba Puitisasi Al-Qur'an. Tentunya penulis tidak bermaksud mengakui bahwa Puitisasi ini adalah karya penulis sendiri, melainkan hanya mengambil dari para bloger yang memang banyak tersebar di internet. Terima kasih untuk para bloger...
Selengkapnya
Teks Puitisasi Al-Qur'an dan video:
Al Qur’an Surah Al-Fatihah ayat 1 sampai 7 dan Surah Al ‘Adiyat ayat 1 sampai 11
Tulisku barisan bisu
Membungkam bahasa kelu
Lahirkan bait-bait puisi dalam kemarau
Lihatku secercah cahaya
Cahaya pencerahan menggapai hakekat
Ta’awudz,
Al Fatihah…
Dengan nama Allah, penuh kasih penuh sayang
Segala pujiku
Tuhan semesta alam
Pemilik hakekat, tubuh tak bermakna
Penyempurna segala alam perwujudan
Tuhanku
Penguasa hari pembalasan
Izinkanku berdoa karena diri hilang bentuk
Sembahku
Tuhan maha penyayang
Tempat keluh kesah umat manusia
Dan memohon perlindungan
Bimbinglah kami ke lebuh lempang
Menjejaki siapa yang kau beri hati
Bukan yang kau dera dengan kemurkaan
Bukan pula yang hilang jalan
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah allahu akbar… !!!
Ku kutip dari pena ilahi yang maha suci
Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih, lagi penyayang
Diceritakan dari suhuf-suhuf yang bertumpuk pelan disudut bilik rindu
Demi kuda perang yang berlari kencang terengah-engah
Dan kuda yang memercikan bunga api dengan pukulan kuku kakinya
Dan kuda yang menyerang tiba-tiba diwaktu pagi
Sehingga menerbangkan debu
Lalu, menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh
Sungguh…!!! Manusia itu sangat ingkar, tidak bersyukur kepada Tuhannya…!!!
Dan sesungguhnya dia mengakui keingkarannya
Dan sesungguhnya cintanya pada harta benar-benar berlebihan
Maka tidaklah mereka mengetahui, apabila apa yang di dalam kubur dikeluarkan
Dan apa yang di simpan di dalam dada dilahirkan?
Sungguh, Tuhan mereka pada hari itu Maha teliti terhadap keadaan mereka.
Videonya:
Oleh Riska Nurmalisa
Sekian dan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
MATI BOLEH SAJA, ASAL HIDUP SUDAH BERARTI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar